Tentang Omah1001

- March 24, 2018



Tak banyak yang paham, bahwa omah1001 sebenarnya memiliki makna yang sederhana. Tak ada hubungannya sama sekali dengan cerita tentang 1001 malam-nya Aladin. Omah, adalah nama saya yang diplesetin R. Ummah, singkatan dari Rahmatul Ummah. Sejak SD memang nama tersebut seringkali disingkat oleh para guru, akhirnya berlanjut hingga saya mengenal dunia internet, membuat email dan akun media sosial. Salah satunya, terlihat dari akun intagragm dan twitter, sedangkan 1001-nya adalah pilihan yang sering disediakan oleh penyedia akun tak berbayar didasarkan pada tanggal lahir, kebetulan saya lahir tanggal 10 Januari, sehingga menjadi 1001. 

Omah1001 sebenarnya bukanlah pilihan pertama, karena inginnya membuat blog dengan nama rumah1001, namun sayang nama tersebut telah dimiliki yang lain, sehingga seorang kawan, pegiat media sosial Ahmad Gufron namanya, mengusulkan omah1001 sebagai alternatif. Cocok, saya menyetujuinya. Maka, jadilah omah1001.net.

Blog ini adalah dendam. Dendam untuk secara bebas menumpahkan segala tulisan, tanpa rasa takut dianggap layak atau tidak. Dendam untuk dan mereview kegiatan kawan-kawan komunitas, termasuk dendam besar untuk berbagi bacaan dengan banyak orang, walaupun hanya dalam bentuk buku pdf (e-book). Blog ini adalah sikap 'tahu diri' bahwa tak semua tulisan saya bagus dan layak muat di media milik orang lain, maka satu-satunya cara adalah membuat blog sendiri. 

Omah1001 adalah rumah pribadi, menjadi ruang inspirasi berbagi gagasan dan ulasan. Memuat setiap gagasan dan ulasan yang lahir dari proses berpikir, melamun, melihat dan mendengar apa saja. Begitulah kira-kira.


Selamat Menikmati.

Salam 
Rahmatul Ummah
Pemilik Omah1001.net