E-Book: Krisis Kebebasan

- March 07, 2018
E-Book: Krisis Kebebasan

Diawali dengan surat terbuka kepada temannya yang mendukung otoritarianisme-fasisme yang dijalankan oleh Jerman (Hitler) bersama partai Nazi.

Albert Camus menuliskan perasaannya terhadap krisis yang saat itu benar-benar melanda negara-negara Eropa dan menjajah negara Pos-kolonial di luar Eropa.

Camus khas dengan kata-kata: matahari, malam, penjara, sebagai representasi dari kenangan dan juga sebuah tindakan yang membatasi kebebasan. Selain itu, Camus sangat mendukung masa lalu, tanah kelahiran seseorang bebas dari intervensi negara-negara lain yang notabenenya ingin meratakan itu semua. Jika di dalam novel yag diterjemahkan ke dalam bahasa Indonesia "Orang Asing", Camus menggambarkan sosok Ibu di sana.

Di dalam tulisan-tulisan ini juga, Camus menyampaikan idenya mengenai Ibu--bukan sebagai sesosok manusia, melainkan melebihi dari itu semua. Ibu adalah awal mula kehidupan, kenangan tentang masa lalu, asal-muasal yang jika dihubungkan dari sinisme Camus adalah mengkritik kepada kondisi bagi mereka yang tidak membiarkan yang-lainnya muncul.

Penasaran? Silahkan unduh di sini.