Mahel Photography, Sudut Lain Cafe Mama Reborn

- January 23, 2018
Mama Cafe, Mahel Studio, Omah1001

Melewati Jalan Pala, Kampung Banten Iring Mulyo, Metro Timur dari jalan Ahmad Yani, belok kiri masuk jalan depan Lembaga Pemasyarakatan (LP) Kota Metro dan berhenti tepat di nomor rumah 88 sebelum masuk area persawahan yang kini juga sudah mulai padat dibangun untuk pemukiman, pastilah nama Cafe Mama bukan hal asing bagi warga Kota Metro. Cafe yang sudah berusia 12 tahun ini, menjadi cafe tertua di Kota Metro dan menyimpan banyak kenangan bagi anak muda yang kini berangsur menjadi tua.

Ya, Cafe Mama dulu menjadi tempat pilihan anak-anak muda menghabiskan waktu untuk pacaran atau sekadar nongkrong sepanjang hari, selain tempatnya yang asyik, nyaman dan alami, terdiri dari pondok-pondok bambu yang dibangun di antara pohon-pohon, dulu Kota Metro juga belum memiliki banyak pilihan tempat untuk nongkrong.

Sempat berhenti beroperasi beberapa waktu, kini Cafe Mama lahir kembali dengan konsep baru. Tak ada lagi pemandangan pondok-pondok bambu yang tersaji di halaman depan begitu pengunjung pertama kali masuk, hanya tersisa halaman untuk parkir.

Sekitar 20 meter melewati area parkir, pandangan pengunjung akan membentur sebuah wall display bertulis MAMA CAFE, sekilas seperti tertutup menghalangi pintu masuk, desain yang sengaja dibuat untuk memaksa memori pengunjung merekam pertama kali tulisan tersebut, sebelah kiri-kanan wall display tersebut barulah bertemu akses masuk ke dalam cafe.

Setelah berada di dalam cafe maka akan tersaji sebuah pemandangan yang lapang, di belakang wall display yang bertuliskan MAMA CAFE direncanakan akan dibuat MAMA LIBRARIA, sebuah rak yang diatur sedemikian rupa, melempar pandangan ke sebelah kiri maka ada wall memanjang yang sebentar lagi akan dipenuhi lukisan dan foto-foto artistik, sebelah pojok paling ujung ruangan terpampang sebuah panggung yang berfungsi menjadi music corners, di bagian sebelah kanan ada meja bar panjang yang berfungsi sebagai meja kasir dan tempat duduk pengunjung, mengarahkan pandangan lurus ke sebelah kanan dari belakang wall display, maka akan terlihat tulisan MAHEL PHOTOGRAPHY. Dua tiang yang ada di tengah ruangan juga tersedia meja-meja yang bisa digunakan dengan berdiri atau memakai kursi duduk agak tinggi.

Tidak hanya itu, di bagian belakang tersedia garden yang luasnya dua kali lipat ruangan indooor, dilengkapi dengan lampu-lampu gantung yang menghadirkan suasana romantis ketika malam, dan paling belakang ada panggung besar outdoor, dalam dua bulan terakhir ini di situlah di gelar berbagai macam pertunjukan, mulai dari acara musik, launching mini album dua band lokal, Phyla Project dan Freedom, hingga pertunjukan teater Putri Sumur Bandung yang ditonton lebih dari 700 orang. Belum selesai, Cafe Mama juga sedang membangun Reading Corners yang sekaligus menjadi Ruang Dialektika, Bioskop Mama, dan beberapa sudut lain untuk memaksimalkan setiap space cafe. Dan, bagi yang ingin bernostalgia, tak perlu khawatir, masih tersedia beberapa pondok di sebelah kanan garden.


Mahel Photography, Basecamp Penghobi Foto
Mahel Photography, salah satu sudut di dalam ruangan Cafe Mama, 
Minimnya tempat kongkow para pecinta fotografi, baik fotografer, model dan make up artis, akhirnya melahirkan ide pegiat fotografi untuk mewujudkan sebuah studio yang dipadu dengan cafe, maka terdujudlah Mahel Photography, sebuah ruang yang ada di dalam Cafe Mama.

Ragil Utama salah seorang pengelola Mahel Photography (MP) yang sekaligus pengurus salah satu komunitas foto, Metro Photography (MP) mengatakan bahwa Mahel Photography merupakan tempat yang disetting sebagai basecamp komunitas fotografi untuk berbagi ilmu pengetahuan, baik tentang tentang tehnik fotografi, maupun tentang dunia modeling.

"Kebanyakan fotografer mengeluhkan keberadaan tempat yang nyaman, yang tidak hanya untuk dijadikan tempat bersantai, tapi juga memiliki fasilitas fotografi, sehingga lahirlah Studio Cafe ini, studio foto sekaligus cafe," kata Ragil Utama, yang sebelumnya nyambi bekerja sebagai tukang kerupuk yang berjualan di pasar pagi Kota Metro, selain menjadi fotografer tentunya.

Ragil juga menambahkan bahwa melalui sarana Mahel Photography ini, berbagai tema, dengan menggunakan beberapa tempat dalam balutan beragam tematik background, indoor dan outdoor yang tersedia di Cafe Mama, bisa mendorong para fotografer untuk tidak sungkan datang dan kongkow bareng, belajar dan berbagi kemampuan fotogafinya.

"Bahkan kepada para profesional yang senior pun diharapkan bisa menjadi fasilator diskusi, memberikan materi fotografi," jelasnya.

Mahel Photography, memang memfasitasi semuanya, termasuk bagi fotografer yang belum memiliki studio foto, bisa menggunakan ruang Mahel Photography untuk pekerjaan foto profesional mereka.


"Di sini bisa menjadi tempat untuk mengadakan workshop, studio foto, bahkan cafe yang bisa dijadikan tempat berdiskusi, one stop one place, seperti itu yang saya tau, dan saat ini kami sudah tidak lagi kebingungan mencari tempat Ragil.

Begitulah Cafe Mama, hadir untuk memberikan support maksimal kepada semua talenta kota dengan beragam hobi, seni, musik, diskusim foto, hingga mereka yang hanya hobi nongkrong, satu tempat nongkrong untuk semua hobi.