Phyla Project Launching "Mencumbu Rayu Hujan" dan Tinggalkan "Bekas Tapak"

- December 15, 2017
Grup musik Indonesia beraliran pop-folk asal Kota Metro, Lampung, Phyla Project, akan merilis mini album perdana mereka yang bertajuk "Mencumbu Rayu Hujan" pada tanggal 16 Desember 2017 besok, launching tersebut sekaligus ikhtiar Phyla Project meninggalkan "Bekas Tapak" di tahun 2017 dan menyongsong tahun 2018 dengan lebih optimis. Band yang beranggotakan Tiara (vokal), Ferdy Andes (Drumer), dan Miftahul Huda (gitar) ini akan menyuguhkan enam lagu pop-folk yang bisa didengarkan para penggemarnya dalam format cakram padat ataupun layanan musik digital.

Menurut penuturan personilnya, pemilihan nama Phyla Project sebagai nama band mereka didasari dari filosofi kehidupan semut yang nama latinnya (oecophylla) yang suka bergotong-royong, kompak dan selalu solid dalam berkarya.

"Semut itu adalah binatang yang setiap kali bertemu berjabat tangan. Phyla juga ingin saat bertemu dengan teman-teman lain selalu bisa berjabat tangan, menjaga silaturahim, menjaga sikap dan attitude. Karena setinggi apapun ilmu, tapi tak bisa menjaga sikap dan  attitude, yah percuma juga," jelas Huda.

Sedangkan pemilihan judul album "Mencumbu Rayu Hujan" lebih pada keinginan untuk menceritakan tentang keindahan suasana hujan, turun menjelang malam, mencipta kesejukan dan melahirkan energi yang seolah menggerakkan tubuh untuk menyambut sentuhan lembut angin senja. Pesan yang ingin diteriakkan oleh Phyla Project pada album "Mencumbu Rayu Hujan" ini adalah tentang berkah dan rasa nikmat mendapat sentuhan hujan. Selain Mencumbu Rayu Hujan, ada 5 lagu lain yang juga akan dirilis, Pain, Malas Hujan, Bekas Tapak dan satu lagu milik band lain yang diaransemen ulang versi Phyla Project.

Melalui perilisan mini album ini, para personel dari Phyla Project menaruh harapan besar agar band yang mereka bentuk dapat diterima oleh masyarakat. “Harapannya, kami bisa memberikan warna baru di dunia musik Kota Metro sekaligus sekaligus sebagai sarana kami untuk berkomunikasi sesama musisi”, ujar Ferdy sebagaimana dikutip dari radarmetro.com

Selain Phyla Project, launching mini album tersebut juga akan menghadirkan band pembuka seperti Lampu Tidur, Masyarakat Hujan dan Al Fattah Band.

So, sebagai bentuk apresiasi dan kebanggaan kita terhadap band dan talent-talent sudah sewajarnya kita hadir di event-event mereka. Beli tiketnya hanya dengan 10 ribu atau 15 ribu rupiah ketika beli langsung saat acara di lokasi. Ingat, Sabtu, 16 Desember 2017, Pukul 16.00 - 22.00 di Cafe Mama, Jl. Pala No. 88/15A Iring Mulyo Kampung Banten.