Freedom; Band Hardcore Indonesia Asal Kota Metro

- November 02, 2017

Satu lagi grup band asal Kota Metro, Freedom. Berbeda dengan kebanyakan genre musik yang sebelumnya pernah ditulis di omah1001, Freedom adalah grup band bergenre undeground atau dikenal sebagai group band hardcore. Freedom pada awalnya bernama ‘Freedom of Night’, terbentuknya dari sebuah pertemanan komunitas di Kota Metro pada akhir tahun 2014. didirikan oleh Raes Katar (Guitar) dan Bastyan (Drum), dengan formasi personil awal Rizky Kibu (Vocal 1), Wahyu (Vocal 2), Raes Katar (Guitar), Bastyan(Drum), Andre Towik(Bass).

Seiring dengan perjalanan waktu, komposisi personal tersebut tak bertahan lama, hanya sekitar 1 tahun berjalan, Rizky sebagai vocalis dan bassis Andre Towik memutuskan untuk mundur dari Freedom of Night, dengan satu alasan. Perginya sang vocal dan bass, mengharuskan grup band ini  merekrut seorang vocalis baru. Hingga akhirnya mereka bertemu dengan Dimex, mantan vocalis Deadly Symphony yang juga asal Metro.

Di akhir tahun 2016, kehadiran Dimex sebagai vocalis baru, mendorong mereka untuk merubah nama Freedom of Night menjadi Freedom, dengan pertimbangan membuat image baru yang lebih fresh. Dan di tahun 2017 ini mereka mulai disibukkan dengan agenda touring yang mereka juluki Breakthrough Revolution, sebuah perjalanan yang bertujuan untuk menjadi media promosi mini album baru "Revolusi Keadilan", yang mereka selesaikan produksinya pada September lalu.

Revolusi Keadilan adalah nama yang sengaja mereka pilih sebagai ungkapan harapan akan ada keadilan baru di negeri ini, karena dengan mengedepankan keadilan dan menghapuskan konspirasi di negeri ini, untuk negara yang labih baik. "Mini album Revolusi Keadilan ini terinspirasi dan mengacu ke Band Taring," begitu pengakuannya.

Perjalanan Freedom dimulai dari bulan Oktober dan berakhir bulan Desember tahun ini, dengan rute perjalanan Bengkulu, Curup, Palembang, Way Bungur, Purbolinggo, dan Pringsewu. Dan tanggal 28 Oktober kemarin, mereka sukses menggetarkan Bengkulu dalam acara bertajuk Rafflesian Berisik, sekarang mereka sedang bersiap untuk getarkan panggung panggung berikutnya.

Untuk mendalami kisah perjalanannya, Omah 1001 menurunkan hasil wawancara dengan Freedom, salah satu band lokal yang patut menjadi kebanggaan warga Kota Metro. Wawancara sengaja ditulis apa adanya, dengan gaya santai dan humoris, khas Lampung (seperti istilah kita orang sengaja tidak diedit) dengan harapan bisa membuat pembaca terhibur dan kenal lebih dekat dengan mereka.

Ceritain sedikit dong, awal mula FREEDOM terbentuk hingga bisa berkembang seperti saat ini?

Awal terbentuk sih pake nama Freedom Of Night, itu terbentuk cuma band projekan doang. Cuma pengen ikut hura-hura di Scene Music Underground. Seiring berjalanya waktu ternyata kita orang cinlok sama yang namanya Music underground. wakawaka (tertawa). Akhirnya langgeng deh sampe sekarang pake nama FREEDOM. Mungkin itu sih intinya, kalo lengkapnya 7 hari 7 malem gak kelar-kelar om ceritanya, haha

Berkembang? Kami mah nganggepnya masing kuncup. Mekar aja belom, apalagi berkembang haha, ya nanti biar waktu aja yang ngejawab dan nemenin proses berkembang nya FREEDOM. Hehe

Mohon supportnya aja dari temen temen hehe.

Terus apa aja sih suka-dukanya di FREEDOM?

Hmm, banyak dukanya kali ya hahaha. Ya awal terbentuk kan kami Cuma ikut Regist di acara acara Gigs gitu. Dukanya tuh ketika kita ngerasa udah maen paling bagus tapi gak ada yang nonton haha, nyeseknya tu sampe ke ubun ubun. Haha. Ya, Alhamdulilah sekarang udah enggak. hehe.

Kalo sukanya sih ya, suka ketemu kawan-kawan baru yang satu provesi, terus sharing-sharing gitu. Tuker tukeran PIN BBM cewek juga, kadang kadang haha. (Becanda Om).

Terus bagaimana cara mengatasi pasang surut panggung?

Kalo lagi pas gak ada undangan manggung sih kita orang biasanya ngamen di terminal haha, enggak-enggak. Kami isi waktu luang itu buat nyari materi-materi lagu aja sih. Kali aja kan bisa nyari peluang di waktu luang, hehe. Kalo pas lagi ada jadwal manggung ya kami nyoba profesional aja ngasih penampilan yang terbaik dengan sesi latihan bebas sebelum balapan, eh sebelum manggung maksudnya. Ehehe

Terus biasanya kan setiap band selalu ada masalah, FREEDOM kalo ada masalah internal, cara mengatasinya bagaimana?

Delcont Contak BBM, Line, WA. Blokir Instagram, Facebook, terus kartu di patah patah. Biasanya sih itu kebiasaannya si Joko si Bassis Freedom. haha

Harapan ke depan buat FREEDOM?

Abis lancar manggung di Bengkulu kemaren, harapanya sih kita pengen terus lancar dulu di perjalanan Breakthrough Revolution (Promosi Mini Album) berikutnya sampe Desember nanti, setelah itu buat bahan evaluasi dan perbaikan untuk di album ntar, harapanya sih taun depan bisa terkabulkan buat rilis album yang bisa di terima di telinga masyarakat. Amiin …

Terus, harapan buat temen temen Band di Kota Metro?

Harapanya, kita maju bareng. Terus pesen tiket ke bandara bareng, terus kita go international bareng hahahahahaha. Ntar admin omah1001 kita ajak kok haha. Gitu aja sih.

Sebutin lagi dong personil Freedom.

Personil kita yang sekarang ada : Dimex (Vocal), Raes Khatar (Guitar), Joko Pratama (Bass), dan Bastyan (Drum)

Kalo ada yang mau kenalan dan mau tahu lebih banyak, menghubungi Freedom lewat apa?

Bisa lewat akun Media Sosial Freedom . Instagram : @freedomhc.official, Facebook : Freedom Hc Official dan Soundcloud : Freedom Hc Official


Sukses terus ya Freedom. Nanti kita jumpa langsung, jadi wawancaranya gak via DM. Ditunggu di Mama Cafe & Resto Kota Metro ya... Ingat, kalo sukses tetap merunduk seperti padi, biar gak kesandung kerikil. Rendah hati dan guyub.