Luckty, Pegiat Literasi Perempuan Berpengaruh dari Kota Metro

- October 09, 2017

Barangkali warga Metro tak banyak yang mengenal sosoknya, tetapi dunia literasi para penulis, bibliofil, pustakawan, penyuka dan kolektor buku dari seantero negeri pastilah tak asing dengan namanya. Luckty Giyan Sukarno. Sebenarnya, bukan hanya di kalangan perempuan Luckty berpengaruh, tetapi juga di kalangan pegiat literasi laki-laki. hehehe


Sudah banyak yang telah mencatat namanya, memasukkan gadis yang masih single ini dalam deretan nama-nama besar seperti Helvy Tiana Rossa (Penulis), Asma Nadia (Penulis), Nila Tanzil (Pendiri Taman Bacaan Pelangi), Nursyda Syam (Pendiri Klub Baca Perempuan), Tri Rismaharini (Walikota dan Tokoh Penggerak Budaya Literasi Surabaya), dan Oky Madasari (Novelis dan Pendiri ASEAN Literary Festival) dalam 7 Perempuan Tangguh Penggerak Literasi Indonesia. Wow.. hebat bukan? Tak percaya, silahkan telusuri web-nya Indonesia Writing Edu Center (IWEC) di sini.

Bukan hanya itu, nama Luckty yang menurut mamanya memiliki arti "mutiara kecil bagi keluarga" juga masuk dalam daftar 7 pustakawan yang aktif nge-blog. Nama itu berderet dengan mayoritas nama laki-kali seperti Aan Mansyur.  

Pengakuan dalam tulisan-tulisan tersebut, bukan tak beralasan. Luckty yang menamatkan kuliah S1-nya pada jurusan Ilmu Informasi dan Perpustakaan, Universitas Padjajaran Bandung ini, memang memiliki segudang prestasi dan mendapatkan banyak penghargaan. Untuk menyebut sebagian kecil prestasi dan penghargaan itu adalah, Juara 1 Lomba Tenaga Kependidikan Pustakawan Tingkat Kota Metro, Lampung; Juara 1 Lomba Pustakawan Berprestasi Tingkat Provinsi Lampung; dan beberapa waktu lalu mewakili Lampung di tingkat nasional sebagai delegasi pustakawan berprestasi.

Tak gampang puas. Mungkin begitulah, yang pantas juga disandangkan ke Luckty, meski memiliki sederet prestasi yang membanggakan, baginya bukan berarti harus berhenti berkreasi dan berinovasi, selain rajin membaca, menulis dan mereview buku, Luckty juga selalu berusaha keras untuk menemukan tips dan triks baru untuk mengampanyekan agar setiap orang menyukai buku dan membaca. Ia pernah menulis artikel Pengaruh Media Sosial Sebagai Salah Satu Promosi Perpustakaan, yang sekaligus menghantarkannya menjadi Juara I Lomba Pustakawan Berprestasi Tingkat Provinsi Lampung dan menjadi utusan Lampung untuk mengikuti Lomba Pustakawan Berprestasi Tingkat Nasional.

Menurut Luckty, pustakawan bukanlah sekadar ‘menjaga’ perpustakaan, pasif, duduk-duduk saja menunggui pengunjung, dan tidak melakukan apa-apa. Pustakawan sejatinya adalah sosok yang aktif, kreatif, cerdas, dan punya sisi humor. Untuk itulah Ia seringkali menginisiasi ide-ide kreatif seperti membuat lomba selfie dengan buku, lomba menulis, membuat klub baca, dan beragam aktivitas lainnya, Ia membuat perpustakaan jadi tempat yang nyaman sekaligus atraktif bagi siswa. Baginya, perpustakaan harus sama nyaman dan menyenangkannya dengan tempat rekreasi.

Luckty, yang kini mengabdi sebagai pustakawati di SMAN 2 Kota Metro, rajin memotret murid-muridnya bersama buku, membuat give away juga reward bagi pemustaka di blognya, sebagai cara untuk memotivasi mereka agar terus membaca dan mencintai buku. Kecintaan Luckty terhadap buku, bukan hanya ditunjukkan dengan rajin membaca, tetapi juga rajin me-review buku, bahkan tak sedikit para penulis hebat yang memintanya untuk mereview buku mereka yang baru terbit.

Al hasil, dari hobi tersebut Luckty mendapatkan berkah buntelan buku setiap ada buku baru yang terbit, baik dari penerbit maupun dari penulisnya langsung. Setidaknya, menurut catatannya bulan lalu, telah melebihi jumlah 900-an eksemplar buku yang Ia terima dari mereview buku. Wowww...!

Hebatnya lagi, Luckty bukan hanya senang membaca dan mereview buku tetapi juga senang mereview film. Jadi, jika Anda adalah termasuk orang yang menyenangi dua hobi, membaca buku dan menonton film, silahkan kunjungi blog-nya, dijamin Anda betah berlama-lama di situ.

Advertisement